Back to Top
Story

Mohon Undur Diri dari Kota Kolaborasi

EA
Kamis, Februari 08, 2024
0 Komentar
Beranda
Story
Mohon Undur Diri dari Kota Kolaborasi

Sejauh kita melangkah, titik awal adalah landasan perjalanan. Setiap langkah membawa cerita, setiap pulang adalah kembalinya pengalaman.     ILUSTRASI. Jakarta (DALL.E) 730 hari lebih menjejakkan kaki di Kota Kolaborasi. Ibarat rangkuman, suka, duka, dan cita, menjadi padu. Mewarnai perjalanan yang tak melulu selalu indah dan buruk. Setiap langkah menciptakan perputaran waktu. Hukum alam mengatakan itu. Apa yang kita temui dan rasakan di setiap penjejakan, menjadi proses internalisasi nilai.  Dalam interaksi, ada khilaf, ada janji yang tak tertepati. Pun ada kata laku tak berkenan. Tak ingin menglumrahkannya, namun apalah daya, sebagai manusia itu mungkin terlakukan.  Dari kemungkinan-kemungkinan itulah, maka izinkanlah saya mengetuk hati dan berharap dibukakan kata maaf. Tak sekadar kata, tetapi ketulusan dari lubuk hati.  Malam ini, saya memilih memandang gambar latar seorang pria memakai topi dengan senyum khasnya di komputer yang saban hari kugunakan m...
Baca selengkapnya

Traktir Kopi · Dukungan Pembaca

Satu kopi, banyak artikel bermakna.

Jika artikel ini bermanfaat, Anda dapat mendukung karya dan aktivitas menulis saya. Dukungan Anda membantu saya terus menghasilkan tulisan yang independen dan bermanfaat bagi pembaca.

Artikel yang sedang Anda bacaMohon Undur Diri dari Kota Kolaborasi

Dukungan sukarela mulai Rp10.000. Terima kasih sudah membaca.

Logo Edy Arsyad

Penulis blog

Tidak ada komentar

Berkomentarlah dengan bijak dan sopan. Bila Anda ingin memberikan saran, kritik, dan masukan yang membangun, dengan senang hati Kami persilakan. Terima Kasih.